Halal Tapi
Haram
Di kisahkan di sebuah rumah ada
seorang yang sedang membuat kue ternyata kue tersebut kue yang…. Mau tau
kelanjutannya saksikan di mana aja yang penting nyaman, tentram, aman, puas
juga menyenangkan dan yang terpenting RAHASIA.
Di suatu pagi kemed dan
distributor sedang membuat kue untuk di jual kepada konsumen yang sudah melalui
distributor.
K : “ brownies brownies ganja sehat
nikmat memabukan.”
P :”kamu bisa diam gak?”
Tetapi kemed tidak mendengarkan
seruan phee. akhirnya ia melemparkan kertas kearah kemed.
P :”pantesan ia membuat kue kaya
gitu, orang buatnya juga kaya yang gak waras.”
K :”HA… ada yang pesen lagi ya tanti
saya buatin.”
P :”Kirain mau marah ternyata ia
budek”(sambil mengusap dada)
B :”Assalamualiakum ” (sambil
mengetuk pintu)
P :”Waalaikum salam. Ada kerpeluan
apa ya?”
B :”Saya kesini mau beli kue yang
special.”
P :”oh iya silahkan masuk”(sambil
melihat keluar untuk memastikan tidak ada yang melihat)
P :”silahkan duduk.”
B :”Ya terima kasih.”
P :”mau pilih yang mana? Mau yang
biasa atau yang luar biasa”
B :”ah yang biasa aja yang penting
hepi.”
P :”ouh tunggu sebentar…”
Phee pun menghampiri kemed.
P :”kue biasa satu”(sambil teriak)
K :”okeh siap”
Beberapa saat kemudian, phee
mengambil kue yang di pesan.
P :”Ini kuenya:”
B :”oh ya ini uangnya.”
P :”semoga bermanfaat dunia dan
akhirat.”
Boaz pun pulang ke kost yang
berapa tak jauh dari pembuat kue tersebut.
B :”sembelum makan alangkah baiknya
untuk berdo’a”
Beberapa jam kemudian polisi
yang mendapat kabar dari warga bahwa dari kost tersebut sering mengeluarkan bau
yang menyengat atau tidak sedap bila di cium.
Kw :”Assalamualaikum”
B :”waalakum salam, silahkan masuk!”
K :”ayo kita masuk”
W :”jangannnnnnn”
K :”kenapa jangan masuk”
W :”tak selamanya penjahat itu buruk
nyatanya hari ini dia baik…. ”
K :”astagfiruloh
itu tidak baik kita harus husnudzon jangan suudzon.”(sambil membungkan mulut
welly)
W :”oh iya. Ayo kita masuk.” (sambil
masuk duluan)
K :”dia gila atau apaan”
W :”jangan dia tapi berdiri.. ups
salah jangan bergerak”
Lalu polisi tersebut mengkap boazz
yang sedang pusing. Lalu mereka menanyakan dari mana kue tersebut beredar.
K :”dari
mana kue itu berasal?? Ayo jawab jangan diam saja. Cepat jawab jangan bengong kamu putra atau
putri bicara yang tegas jangan diam aja. Apa kamu natap mata saya kamu berani
sama saya. Kamu nantang.”
W :”gimana
mau jawab kamunya terus bicara”
K :”ya
udah kamu yang nanya!”
W :”dari
mana kamu dapatkan kue itu.”
B :”dari
sana dari rumah kemed.”
W :”dimana
rumahnya?”
B :”tiga
blok dari sini di coordinat 30’ BT 12’LT”
K :”oh
iya aku tau ayo kita kesana!”
Mereka
pun mendatangi rumah kemed
W :”assalamualiakum”
P :”mau
pesen apa mas.”
Kiew
pun memasuki rumah kemed sambil melihat keadaan di dalam rumah.
K :”angkat
tanganmu segi.”
K :”siapa
Segi nama aku kemed”
K :”oh
iya tuh maafkan saya. Saya akan ulang lagi. Angkat tangan mu kemed.”
K :”Mau
pesen pak”
K :”ah
engga angkat tanganmu”
Akhirnya polisi tersebut membawa
kedua tersangka ke tahanan. Dan polisi membawa makanannya kerumah untuk di
santap bersama sama …

0 komentar:
Posting Komentar